Jumat, 08 September 2017

DNS dan ISP

Apa itu DNS?

DNS, yang merupakan singkatan dari domain name system, mengendalikan pengaturan nama domain situs web dan email Anda. Saat pengunjung membuka nama domain Anda, pengaturan DNS mengendalikan server perusahaan mana yang dapat dicapai nama domain tersebut.
Sebagai contoh, jika Anda menggunakan pengaturan DNS GoDaddy, pengunjung dapat mencapai server GoDaddy saat menggunakan nama domain Anda. Jika Anda mengubah pengaturan tersebut untuk menggunakan server perusahaan lain, pengunjung dapat mencapai perusahaan tersebut bukannya server perusahaan kita saat mengunjungi domain Anda.
Yang saya lihat lebih rumit dari ini...
DNS dapat membingungkan. DNS terdiri dari banyak elemen berbeda yang mengendalikan aspek-aspek nama domain yang berbeda pula. Berikut penjelasan singkat masing-masing elemen:
Elemen DNSDeskripsi
Server namaServer nama "mengarahkan” nama domain Anda kepada perusahaan yang mengendalikan pengaturan DNS. Umumnya, ini adalah perusahaan tempat Anda mendaftarkan nama domain. 

Meskipun demikian, jika situs web Anda dihosting oleh perusahaan lain, terkadang mereka menyediakan server nama yang Anda perlukan untuk mengarahkan.
File ZonaFile Zona adalah file yang menyimpan semua pengaturan DNS domain Anda. 

File Zona nama domain Anda disimpan dalam server nama perusahaan.
Catatan ACatatan A mengarahkan nama domain Anda ke server individual menggunakan alamat IP. Contoh alamat IP adalah 123.4.67.5.

Tiap nama domain memiliki Catatan A utama yang disebut "@," yang mengendalikan apa yang dilakukan nama domain Anda saat orang mengunjunginya secara langsung.

Anda juga dapat menggunakan Catatan A untuk mengarahkan subdomain (misalnya subdomain.coolexample.com) ke alamat IP server.
CNAMECNAME mengarahkan subdomain Anda ke server lain menggunakan nama server, seperti server1.godaddy.com.

Sebagian besar nama domain memiliki banyak CNAME. 

Tidak seperti Catatan A, CNAME tidak dapat menggunakan alamat IP.
Catatan MXCatatan MX mengarahkan email nama domain Anda ke penyedia email mereka.
Jika nama domain Anda menggunakan server nama kami, Anda dapat melihat atau mengubah DNS nama domain melalui kami.

Pengertian Internet Service Provider (ISP) dan Contohnya

Pengertian Internet Service Provider - Jaringan internet adalah jaringan komputer secara global. Adanya jaringan internet, informasi apa saja yang Anda butuhkan bisa didapatkan dengan cepat dan hanya membutuhkan biaya yang begitu murah. Jaringan internet dapat diakses dengan adanya koneksi internet. Koneksi internet ini bisa Anda dapatkan yaitu dengan cara berlangganan pada internet service provider (ISP).
Berikut pemaparan pengertian Internet Service Provider ISP, fungsi dan contoh yang ada di Indonesia

1. Pengertian Internet Service Provider (ISP)
Internet Service Provider (ISP) adalah sebuah perusahaan penyedia layanan pada jasa sambungan internet dengan jasa lainnya yang saling berhubungan. ISP ini memiliki infrastruktur sebagai sarana telekomunikasi yang terkoneksi pada internet. ISP akan membagi kapasitas koneksi pada internet yang dimilikinya untuk para pelanggannya yang membutuhkan jasa internet. Biasanya sistem langganan telah ditetapkan dahulu ketentuannya. Sistem langganan ini pembayarnnya tiap bulan. Ada juga provider telekomunikasi lainnya yang menerapkan sistem langganan dengan mrnggunakan sistem yang berbasis quota.

Keberadaan sebuah internet service provider saat ini sudah sangat dibutuhkan, kehandalan sistem ini nantinya akan berpengaruh pada kecepatan koneksi yang dimiliki. Sebelum memilih berlangganan dengan ISP tertentu, beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu :

a. Kecepatan transfer
Anda harus menanyakan berapa kecepatan untuk transfer data yang maksimal pada penawaran provider tersebut. Kecepatan transfer
data
setiap ISP berbeda. Semakin cepat transfer data pada sebuah ISP, maka dapat dikatakan provider tersebut semakin bagus.

b. Jenis modem
Modem yang digunakan oleh pihak ISP agar sambungannya terkoneksi cepat itu berbeda-beda. Oleh karena itu, pilihlah ISP yang mampu menawarkan modem digital yang menggunakan kabel dan modem yang telah support teknologi berbasis 3G untuk sambungan internet yang menggunakan wireless.

c. Perbandingan sambungan internet
jumlah sambungan yang dibagi untuk pelanggan idealnya satu sambungan maksimal 10 tempat agar terhindar dari lambatnya koneksi internet.

d. Fitur tambahan
Anda harus teliti memilih fitur yang ditawarkan. Semakin banyak menu atau fitur yang ditawarkan menunjukkan ISP tersebut semakin handal.


2. Contoh ISP
Berikut ini adalah contoh-contoh Internet Service Provider yang ada di Indonesia.

a. Telkom Speedy
Telkom speedy adalah ISP produk dari perusaan besar PT. Telkom Indonesia. Telkom Speedy mampu menawarkan koneksi internetnya yang stabil. Selengkapnya silakan kunjungi http://telkomspeedy.com

b. Access Service Dedicated To Internet (Astinet)
Astinet ini juga produk PT. Telkom Indonesia. ISP ini menawarkan jasa untuk sambungan internet pada penggunaan skala besar. Selengkapnya silakan kunjungi http://telkomspeedy.com/telkomnet-astinet

c. IM2
IM2 adalah layanan sambungan internet dari PT. Indosat. IM2 melayani jasa hosting dan penyewaan domain. Selengkapnya silakan kunjungi http://www.indosatm2.com/

d. Centrin
Centrin ini milik PT. Centrin Online, yaitu menawarkan layanan jasa pada koneksi internet dengan menggunakan infrastruktur yang super canggih. Selengkapnya silakan kunjungi http://www.centrin.net.id

e. Provider Seluler lainnya
Saat ini hampir semua provider seluler di Indonesia menawarkan jasa layanan internet atau ISP. Layanan ini biasanya berbasis quota yang dapat diaktifkan dengan paketan tertentu, ISP jenis ini sebagai pilihan cocok untuk Anda yang hanya sekedar koneksi internet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DNS dan ISP

Apa itu DNS? DNS, yang merupakan singkatan dari domain name system, mengendalikan pengaturan nama domain situs web dan email Anda. Saat ...